Untuk kesekian kalinya saya benci pertemuan. Hanya membuka gerbang-gerbang kegelisahan. Terjebak dalam ruangan sempit, dikunci dengan benang melilit-lilit..
Ternyata saya sedari awal memang salah masuk rumah. Ternyata saya bukan hadiah natal yang datang dengan berkah.
Matikan apinya.